Minggu, 07 Juni 2009

Senjata Tradisional Jepang

Katana



Katana (刀) adalah pedang panjang Jepang (daitō, 大刀), walaupun di Jepang sendiri ini merujuk pada semua jenis pedang. Katana adalah kunyomi (sebutan Jepang) dari bentuk kanji 刀; sedangkan onyomi (sebutan Hanzi) karakter kanji tersebut adalah tō. Ia merujuk kepada pedang satu mata, melengkung yang khusus yang secara tradisi digunakan oleh samurai Jepang.

Katana biasanya dipasangkan dengan wakizashi atau shōtō, bentuknya mirip tapi dibuat lebih pendek, keduanya dipakai aleh anggota kelas ksatria.



Wakizashi



Wakizashi (bahasa Jepang: 脇差) adalah pedang Jepang tradisional dengan panjang mata bilah antara 30 dan 60 sentimeter (antara 12 hingga 24 inci), serupa tetapi lebih pendek bila dibandingkan dengan katana yang sering dikenakan bersama-sama. Apabila dikenakan bersama, pasangan pedang ini dikenali sebagai daisho, yang apabila diterjemahkan secara harafiah sebagai "besar dan kecil"; "dai" atau besar untuk katana, dan "sho" untuk wakizashi.

Wakizashi digunakan sebagai senjata samurai apabila tidak ada Katana. Apabila memasuki bangunan suci atau bangunan istana, samurai akan meninggalkan katananya pada para pengawal pada pintu masuk. Namun, wakizashi selalu tetap dibawa pada setiap waktu, dan dengan itu, ia menjadi senjata bagi samurai, serupa seperti penggunaan pistol bagi tentara.



Naginata



Naginata (なぎなた, 薙刀) adalah senjata kelas tombak yang secara tradisional digunakan di Jepang oleh para anggota Samurai. Sebuah Naginata terdiri dari pegangan tongkat kayu dan golok melengkung pada ujungnya, senjata ini sama dengan yang dipegang oleh Guan Yu dalam sejarah China.

Ilmu beladiri yang menggunakan Naginata disebut Naginata-jutsu.



Jo


Jo (杖:じょう, jō) adalah sebuat tongkat kayu yang memiliki panjang kira-kira 1,28 meter.

Ilmu beladiri yang menggunakan Jo disebut Jodo, dan juga Aiki-jo yaitu Aikido yang menggunakan Jo sebagai senjata.

Jo juga digunakan oleh sebagian polisi di jepang sebagai senjata.



Kama



Kama (鎌 or かま) adalah senjata tradisional yang berasal dari Okinawa, Kama pada awalnya digunakan untuk pertanian.

Senjata Kama biasa digunakan sepasang, senjata ini merupakan salah 1 senjata utama Ninja, tetapi pada ujungnya dipasang gada/rantai, disebut Kusari-gama.




Kusari-Gama



Kusari-Gama adalah Kama ( lihat diatas ), tetapi memiliki rantai yang diikatkan dengan senjata tajam ( gada, pedang kecil, dll )





Sai


Sai (釵) adalah senjata tradisional yang berasal dari Okinawa, juga digunakan di India, China, Indonesia dan Malaysia. Sai adalah senjata yang berbentuk seperti Trisula.

Sai pada awalnya adalah alat pertanian.




Shuriken



Shuriken (手裏剣;"hand hidden blade") adalah senjata tradisional jepang yang pada umumnya digunakan untuk melempar lawan, dan kadang digunakan untuk menusuk dan memotong arteri lawan. Shuriken dibuat dari jarum, pisau, dan bahan logam lain. Shuriken adalah senjata yang paling sering digunakan setelah katana dan naginata.

Ilmu beladiri yang menggunakan shuriken disebut Shuriken-jutsu, Shuriken-jutsu pada dulunya diajarkan di perguruan ninja.

Shuriken dikenal dengan sebutan "Bintang Ninja"




Kunai

Kunai adalah senjata lempar tradisional jepang, muncul pada era kaisar Tensho. Kunai pada umumnnya dibuat dari besi, bukan baja/metal lain, dibuat dengan murah dan tidak di-polish. Kunai biasanya berukuran 20-60cm, dan rata-rata 40 cm.

Kunai pada dulunya adalah alat untuk berkebun dan alat bagi para pekerja batu.

Kunai dipercaya sebenarnya bukan senjata yang didesain untuk dilempar, tetapi dapat dilempar dan menghasilkan daya hancur yang lumayan.

Tidak ada komentar: